Hadirnya buku ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai peran media digital untuk menunjang komunikasi public relations, serta bagaimana perkembangan teknologi komunikasi digital dan ruang lingkupnya.
Komunikasi massa merupakan penyampaian informasi satu
arah, tidak atau jarang interaktif, feedback bersifat tertunda
(delayed feedback), dan mengandung nilai di setiap
pesannya. Komunikator dan komunikan dalam komunikasi
massa tidak saling mengenal.
Buku yang berjudul “Metode Survei dalam Penelitian
Komunikasi“ ini berisi tentang Hakikat Penelitian, Hakikat
Komunikasi, Metode Survei dan laporan penelitian survei
yang berjudul Pengaruh Tayangan Iklan Layanan Masyarakat dan
Pemberitaan Covid-19 di Televisi Terhadap Penerapan Protokol
Kesehatan oleh Warga Perumahan Setu Indah, Cipayung, Jakarta
Timur.
Buku Panduan Praktis Kehumasan ini mengulas teknik dan aplikasi yang digunakan dalam aktivitas
kehumasan, guna menghadapi tantangan di era keterbukaan informasi dan sekaligus mewujudkan
tata kelola kehumasan yang profesional serta memiliki integritas.
Manajemen dapat dirumuskan sebagai suatu proses dari
kelompok orang-orang yang secara koordinatif, memimpin
kegiatan-kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan-tujuan
bersama. Dalam dunia periklanan, konsep-konsep manajemen
digunakan untuk mempermudah pelaksanaan fungsi dan tujuan
periklanan secara efektif.
Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai sebuah konsep
merupakan gagasan yang menjadikan perusahaan tidak hanya
dihadapkan pada tanggung jawab aspek keuntungan, namun
juga harus memperhatikan aspek sosial dan lingkungannya.
Praktik CSR saat ini telah menjadi perilaku yang umum di
Indonesia, namun belum seluruh perusahaan
menerapkannya.
Buku yang ada di tangan pembaca saat ini berbicara
mengenai sosiologi komunikasi. Sebagaimana diketahui,
kegiatan komunikasi tidak hanya sebatas kegiatan
mentransmisikan informasi antara satu pihak kepada pihak
lainnya, namun terdapat umpan balik dengan bahan mentah
berupa pengetahuan yang dimiliki para aktor komunikasi.
Aktivitas individu dalam organisasi memiliki hubungan erat
dengan komunikasi. Artinya, pembentukan perilaku organisasi
agar dapat sesuai dengan yang dibutuhkan organisasi, harus
menggunakan komunikasi. Perilaku dasar individu sebelum
menjadi anggota organisasi bersifat heterogen, yang belum tentu
cocok dengan yang dibutuhkan oleh organisasi.
Tujuan utama penulisan buku ini adalah untuk
menambah referensi mahasiswa Mata Kuliah Analisis
Kebijakan Publik pada khususnya dan pemerhati studi
kebijakan publik pada umumnya.
Komunikasi massa merupakan penyampaian informasi satu
arah, tidak atau jarang interaktif, feedback bersifat tertunda
(delayed feedback), dan mengandung nilai di setiap
pesannya. Komunikator dan komunikan dalam komunikasi
massa tidak saling mengenal.